Kapolda Riau Buka Layanan Aduan Langsung

newsinpo.com ,JakartaKapolda RiauIrjen Pol Herry Heryawan menegaskan komitmennya terhadap penanganan masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengumumkan bahwa dia akan memberikan nomor teleponnya sendiri kepada publik. Pada acara Jambore Karhutla 2025 yang diselenggarakan di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Siak pada tanggal 27 April 2025, Irjen Herry berharap agar masyarakat dapat langsung melaporkan setiap ditemukannya kasus kebakaran hutan ancaman maupun ketidakamanan lainnya.

Tolong catat nomor 0812-6212-8000. Laporkan ke nomor tersebut jika ada sesuatu yang terjadi. Karhutla Atau mengatasi masalah keamanan yang lain, kami siap untuk datang,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan di depan para peserta jambore.

Menurutnya, tindakan tersebut sebagian dari upaya untuk memperkuat janji mencapai Riau tanpa karhutla. Dia juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat secara aktif sangat diperlukan dalam merawat lingkungan serta keselamatan daerah mereka.

“Laporan tersebut mencakup lebih dari sekadar peristiwa karhutla; ia juga menangani berbagai jenis potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan serta pengamanan masyarakat di Provinsi Riau,” jelasnya.

Selain membagikan nomor telepon, Herry Heryawan juga meminta para peserta jambore, khususnya pemuda, untuk menggunakan media sosial sebagai alat dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya melestarikan lingkungan.

“Arti dari tagar yang kami kampanyekan ini adalah untuk menyampaikan informasi kepada teman-teman yang tidak dapat menghadiri acara, bahwa kita semua perlu meningkatkan kesadaran dalam merawat alam dan lingkungan sehingga dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan,” jelasnya.

Pimpinan Kepolisian Riau juga menggarisbawahi bahwa penutupan Jambore Karhutla tidak berarti akhir dari kerja sama kolektif, tetapi justru menjadi permulaan untuk gerakan sinergi dalam menjaga lingkungan.

Saat ini bisa Hubungi Kapolda Riau secara langsung

“Bukan berakhirnya, tapi ini merupakan awal baru bagi kita bersama-sama menyelesaikan masalah Riau yang bebas dari karhutla,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang berpartisipasi dalam konferensi pers secara virtual dari Jakarta, menekankan urgensi pendidikan tentang pencegahan karhutla mulai sejak usia dini. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran hutan masih kurang, oleh karena itu diperlukan upaya sosialisasi yang lebih luas lagi.

“Permasalahan ini mendapat prioritas tinggi dan memerlukan tindakan cepat dengan pendidikan sebagai elemen penting untuk menghindari karhutla,” ungkap Kapolri, seperti diberitakan Antara pada hari Jumat, tanggal 25 April 2025.

Bukan hanya bidang pendidikan, Kapolri juga menggarisbawahi pentingnya langkah keras terhadap para pelaku kebakaran hutan dan lahan dengan menerapkan hukuman penjara sebagai bentuk peringatan final.

Jambore Karhutla Riau 2025 merupakan acara perdana yang dihadiri oleh partisipasi beragam pemangku kepentingan termasuk TNI, Polri, pemerintah setempat, siswa sekolah, serta organisasi pemuda. Acara ini digagas oleh Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Kapolda Riau untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menanggulangi bahaya kebakaran hutan secara proaktif sebelum musimnya tiba.

Selain itu, acara ini juga mendukung program nasional Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ekosistem serta mengatasi perubahan iklim.

Melalui pendekatan bernama Green Policing, kepolisian diharapkan untuk lebih proaktif tidak hanya dalam menangani bencana, tetapi juga membentuk kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan dengan cara memberikan pembelajaran, bekerja sama serta menerapkan tindakan hukuman sesuai dengan prinsip ekologis.