Pekerjaan Paling Stres di Indonesia

newsinpo.com – Tidak semua profesi atau pekerjaan dapat dijalani dengan kecepatan dan sedikit tekanan. Hanya saja beberapa sektor membutuhkan tingkat perhatian yang ekstra besar serta kemampuan untuk meredam stres secara konstan.

Beberapa sektor pekerjaan diakui sebagai sumber stres akibat beban tugas yang besar dan tekanan mental yang konstan. Hal ini dapat membawa hambatan khusus bagi mereka yang terlibat dalam bidang tersebut.

Dilaporkan dari Geediting Pada tanggal 1 Mei (Kamis), berikut ini adalah delapan jenis pekerjaan yang terkenal mempunyai tingkat stres paling tinggi. Mengenali risiko dari awal dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan karir secara lebih tepat dan bijaksana.

1. Dunia Kesehatan

Tidak dapat disangkal lagi, industri perawatan kesehatan merupakan salah satu sektor yang menghadapi tantangan paling berat. Coba bayangkan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan serta kehidupan orang lain setiap harinya.

Petugas medis bukan saja diharapkan merawat penyakit, melainkan juga harus bersiap menghadapi berbagai tipe pasien yang memiliki latar belakang emosi yang bervariasi. Hal ini membutuhkan rasa simpati serta kekuatan psikologis yang kuat.

Waktu kerja yang lama serta tidak teratur, termasuk shift malam dan hari libur, telah menjadi hal biasa. Ditambah dengan beban psikologis ketika mengalami momen-momen darurat atau bahkan kehilangan seorang pasien.

Meskipun dihadapkan dengan berbagai tekanan, sejumlah besar petugas kesehatan menemukan bahwa tugas mereka sungguh-sungguh memiliki arti yang mendalam. Aspek pentingnya terletak pada keahlian dalam mengatur stres serta pembentukan daya tahannya yang tangguh.

2. Jurnalisme

Bidang jurnalisme diakui sebagai bidang yang penuh dengan perubahan dan tantangan. Jurnalis diminta untuk selalu mencari berita, mengikuti sumber-sumber informasi, serta menyusun tulisan mereka dalam batasan waktu yang singkat.

Tidak hanya tekanan yang berasal dari batas waktu tertentu, namun juga beban untuk memastikan bahwa informasinya tepat dan akurat. Suatu kesalahan dapat menimbulkan dampak yang signifikan, baik itu di bidang pekerjaan atau bahkan masalah hukum.

Di sisi lain, wartawan perlu bersiap menghadapi perubahan tak terduga, seperti pengugasan peliputan secara tiba-tiba ketika suatu berita penting muncul. Kecemasan akibat keadaan yang tidak disebutkan seringkali menjadi penyebab stres ekstrem dalam profesi ini.

Namun demikian, terdapat rasa puas tersendiri ketika informasi yang disampaikan mampu mengungkap fakta kepada khalayak dan menghasilkan dampak. Ini menjadikan dorongan tambahan untuk para jurnalistik.

3. Petugas Kendali Penerbangan Udara

Pekerjaan sebagai penyelia lalu lintas udara umumnya tidak mendapat perhatian yang cukup, meskipun mereka mempunyai tanggung jawab yang sangat besar. Mereka berkewajiban menjaga keamanan ribuan penumpang setiap harinya.

Setiap keputusan perlu diambil secara cepat dan tepat sasaran. Satupun kesalahan tidak boleh terjadi karena dampaknya akan sangat serius. Kepada dan fokus yang ekstrem diperlukan selama proses pengambilan keputusan tersebut.

Oleh karena beban kerja yang sangat berat, bidang karir ini menetapkan umur pensiun yang lebih dini dari profesi kebanyakan, tepatnya di usia 56 tahun. Hal itu menggambarkan betapa kerasnya persyaratan dalam pekerjaan tersebut.

Walau cukup sulit, banyak petugas kontrol lalu lintas udara menyukai rasa adrenalin akibat beban pertanggunganjawaban mereka. Kepuasan ketika semuanya berlangsung dengan mulus menjadi hadiah bagi mereka.

4. Dunia Pendidikan

Menjadi seorang guru bukan hanya terbatas pada kegiatan menyampaikan pelajaran di hadapan siswa. Karier ini memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi, ketekunan, serta kapabilitas untuk mengatasi berbagai rintangan baik dari para murid, orang tua maupun struktur pendidikannya secara umum.

Guru bertindak sebagai instruktur, mentor, serta pendengar untuk para siswa mereka. Tak sedikit di antara mereka yang mengambil kembali masalah emosi siswa-siswinya, sehingga memblurkan garis batas antara tugas profesional dengan kehidupan pribadinya.

Belum termasuk tekanan dari ujiannya yang standard serta harapan capaian akademis murid-muridnya yang tinggi. Hal-hal tersebut semua bisa menghasilkan stres berat untuk guru-guru.

Namun demikian, menyaksikan murid-murid tumbuh dan meraih kesuksesan merupakan suatu kebahagiaan yang luar biasa. Banyak pendidik masih setia dalam profesi mereka berkat hasrat mereka kepada pekerjaannya.

5. Pekerja Sosial

Bidang kerja sosial dipenuhi oleh tugas-tugas bermartabat, namun di sisi lain membawa beban psikologis yang signifikan. Para pegawai sosial umumnya menghadapi situasi-situasi sulit termasuk kekerasan, penyalahgunaan zat adiktif, dan kemiskinan mendalam secara langsung dalam rutinitas mereka sehari-hari.

Di luar menghadapi keadaan sosial yang menyakitkan, mereka pun dihantui oleh tumpukan berkas dan prosedur birokrasi yang rumit. Hal ini menambah bebannya dalam pekerjaan.

Menghadapi kesulitan oranglain setiap saat dapat membuat perasaan dan tenaga habis. Membangun kekuatan mental adalah hal utama agar tetap bertahan di bidang pekerjaan ini.

Tetapi, banyak pekerja sosial merasa tersanjung dapat memberikan pengaruh positif pada hidup orang lain. Inilah yang mendorong mereka untuk terus bertahan menghadapi hari-hari sulit.

6. Penegak Hukum

Tugas dalam sektor penegakan hukum seperti menjadi petugas polisi atau anggota kepolisian terkenal memiliki resiko tinggi dan beban mental yang kuat. Ancaman dapat muncul sewaktu-waktu, dan tiap pilihan yang dibuat bisa mempunyai konsekuensi signifikan.

Di luar ancaman kesehatan jasmani, jam kerja yang berlebihan dan tak teratur pun merusak kehidupan pribadi. Seringkali, acara signifikan dengan orang tua perlu diabaikan.

Bidang pekerjaan ini sering kali jadi pusat perhatian publik dan menghadapi tekanan sosial yang signifikan. Perbuatan yang dinilai keliru dapat memicu kontroversi berkesinambungan.

Walaupun dihadapkan pada berbagai tekanan, banyak petugas law enforcement melaksanakan tugasnya dengan perasaan bangga karena dapat memelihara keselamatan publik. Hal ini memberikan motivasi yang luar biasa bagi mereka.

7. Penyelenggara Acara (Event Planner)

Secara umum, industri pengatur acara tampak glamour dan mengasyikan. Tetapi dibalik keseruan pertunjukan tersebut, ada banyak tekanan yang mesti ditangani oleh mereka yang merancangnya.

Dimulai dengan pencarian lokasi, menata jasa makanan dan minuman, sampai mengkoordinasikan hiburan serta tamu undangan, semua hal tersebut harus benar-benar akurat. Tanpa melupakan adanya modifikasi mendadak dan permintaan pelanggan yang dapat terjadi setiap saat.

Hari H menjadikan acara tersebut sebagai titik kritis. Setiap kekeliruan, tidak peduli seberapa kecilnya, dapat berubah menjadi masalah besar. Itulah yang menyebabkan tugas ini sungguh-sungguh santai.

Tetapi untuk beberapa individu, tekanan malah menjadikan mereka lebih termotivasi. Terdapat rasa puas yang luar biasa ketika peristiwa tersebut berhasil dilangsungkan seperti yang direncanakan.

8. Pialang Saham

Sektor bursa saham dipenuhi oleh pergerakan yang cepat serta keputusan penting yang harus dibuat hanya dalam sekejap. Karier di bidang ini sungguh menantang dan mengharuskan seseorang memiliki ketahanan mental yang baik.

Broker saham perlu secara terus menerus mengawasi dinamika pasar yang dapat beralih dengan cepat. Setiap keputusan yang dibuat memiliki potensi dampak signifikan terhadap kondisi finansial para nasabahnya.

Seringkali, mereka perlu bekerja lembur dan menimbulkan tekanan dari klien yang menuntut hasil sempurna. Kondisi tersebut menjadikan stres sebagai elemen yang tidak dapat dilupakan dalam rutinitas sehari-hari.

Meskipun demikian, banyak broker menikmati adrenalin dari perjuangan di pasaran. Mereka merasa terpacu dan senang ketika berhasil membuat keputusan yang memberikan hasil positif.

Harus ditekankan, stres tidak selalu hal yang buruk. Pada tingkat tertentu, stres dapat mendorong seseorang agar berkinerja lebih optimal dan memiliki konsentrasi yang lebih baik.

Hal yang paling penting adalah mampu mengatasi stres serta menciptakan gaya hidup yang seimbang. Dengan demikian, beban kerja dapat diatasi secara lebih sehat dan efisien.

Tidak peduli apa pun bidang pekerjaannya, persiapan mental serta manajemen diri adalah faktor utama dalam mencapai kesuksesan. Memahami hambatan dari awal dapat membantu jalur karir Anda menjadi lebih rasional dan berorientasi pada tujuan.